TKB90: 98.73%

7 Tips Presentasi di Depan Calon Investor

February 19th, 2021

Pengusaha (atau calon pengusaha) yang lagi butuh suntikan dana buat mengembangkan bisnisnya paham betapa krusialnya momen presentasi di depan investor. 

Kamu mungkin punya ide brilian tentang bisnis yang mau dijalani. Kamu yakin bisnis akan pesat. Tapi masalahnya, bagaimana mengemas ide tersebut dan menjualnya saat presentasi di depan investor?

Apa yang harus dilakukan saat presentasi di depan investor supaya mereka tertarik dan akhirnya memutuskan investasi di bisnis kita?

Sebelum presentasi di depan investor

Persiapan matang adalah kunci sukses. Setidaknya beberapa hari sebelum presentasi di depan investor dimulai, lakukan hal-hal ini:

  • Tetapkan ideologi. Idelogi bisnis penting. Kamu harus paham apa sebenarnya yang ingin dicapai. Bagaimana dampaknya. Pikirkan juga kenapa investor sebaiknya invest di bisnis kamu. Kenapa mereka harus. Apa keuntungannya.
  • Antisipasi pertanyaan. Prediksi  pertanyaan-pertanyaan apa saja yang keluar saat presentasi nanti. Buat daftar kemungkinan pertanyaannya, pahami, dan jawab satu-satu. Cari tahu apa kelemahan utama bisnis kamu sebelum calon investor duluan yang mengungkap. Kemungkinan besar mereka akan tanya ini.

Setelah hari H tiba, siap tidak siap, calon investor tak peduli, dan ujian sesungguhnya pun dimulai.

Saat presentasi di depan investor

1. Datang lebih awal

Etika nomer satu. Datang telat saat hendak presentasi investor sangat tidak disarankan. Kesan buruk akibat telat ini akan berdampak pada seluruh proses presentasi. Calon investor akan meragukan kamu. 

2. Jangan terpaku sama Powerpoint

Presentasi di depan investor pakai Powerpoint sebenarnya tak begitu disarankan. Powerpoint tidak membuat kamu dinamis saat pitching di depan mereka. Informasi yang ditampilkan Powerpoint umumnya statis.

Kami merekomendasikan whiteboard atau papan tulis. Sampaikan ide bisnis kamu lewat teknik mind mapping. Mind Mapping akan membuktikan bahwa kamu orang yang pragmatis dan cerdas, calon investor suka ini.

3. Semuanya harus logis

Semua kalimat yang keluar dari mulut saat presentasi di depan investor harus masuk akal. Siapkan juga data-data penunjang atau statistik yang berdasar fakta. Investor lebih suka dengan hal-hal yang pasti. Hindari pemaparan yang terlalu banyak berdasarkan asumsi.

4. Sebut nama

Semua orang senang jika namanya diingat. Jangan sampai kamu lupa dengan nama calon investor di depan saat kamu lagi asyik presentasi. Mungkin ada yang biasa saja jika namanya lupa disebut, mungkin ada juga yang akan sakit hati dan kecewa.

Untuk jaga-jaga, sebaiknya selalu ingat dan sebut nama calon investor saat kamu lagi memparkan ide bisnis di depan mereka.

5. Lakukan kontak mata

Saat presentasi, tatap mata setiap orang dihadapan kamu secara intens. Jika ada tiga pendengar, tatap secara bergantian. Jangan fokus hanya ke spesifik orang.

Orang lainnya akan merasa diabaikan, dan ini secara langsung maupun tidak langsung akan memengaruhi kesimpulan yang kamu terima setelahnya.

6. Jangan berlebihan

Kamu yakin ide bisnis kamu amat menjanjikan. Saat presentasi, kamu terus bicara tentang betapa optimisnya kamu. Tapi sebaiknya jangan berlebihan.

Kamu mungkin bukan satu-satunya orang punya ide demikian. Mungkin calon investor dengan lip service mengingat pengalaman mereka sudah matang di dunia investasi.

Sebaiknya presentasi secara apa adanya. Kalau ide yang ditawarkan memang bagus, kamu tidak perlu bilang “ide ini bagus”, calon investor akan paham sendirinya.

7. Perhatikan artikulasi bicara

Artikulasi bicara juga penting. Terlalu banyak jeda “emm” menandakan kamu nggak begitu paham sama apa yang dibicarakan. Ini dapat memperburuk citra kamu di depan calon investor.

Kirim e-mail ucapan terima kasih

Keputusan tentang apakah mereka memutuskan mendanai bisnis kamu mungkin belum jelas. Tapi tak masalah. Kesan pertama dan akhir dalam tiap pertemuan sangat penting.

Jika pada pertemuan pertama kamu membangun kesan positif, perpisahan juga harus berkesan. Email ucapan terima kasih adalah pilihan yang sempurna.

EmpatKali adalah layanan cicilan online tanpa kartu kredit dan tanpa bunga selamanya.

Pengguna bisa beli produk di ratusan partner merchant kami, dan bayar empat kali, bayar 25% dulu di awal, bayar 75% sisanya nanti.

Penasaran mau coba aplikasi paylater EmpatKali? Download aplikasinya di Google Play atau App Store.

Atau mungkin kamu business owner  ingin menambahkan EmpatKali guna meningkatkan penjualan? Kunjungi halaman ini