TKB90: 98.73%

7 Peluang Bisnis Paling Menjanjikan untuk Ramadhan yang Diterpa Pandemi

April 30th, 2020

Resesi yang baru-baru ini terjadi akibat wabah Covid-19 menghantam keras jenis bisnis tertentu seperti hotel, pariwisata, dan event organizing. Namun sebaliknya, ada juga jenis bisnis yang malah mengalami kenaikkan permintaan sehingga potensi untuk mendulang cuan terbuka sangat lebar buat mereka.

Semua ini akibat perubahaan perilaku konsumen yang terjadi di masyarakat dan cekatannya pelaku-pelaku bisnis tersebut dalam memosisikan diri di tengah badai permintaan masyarakat akan produk atau layanan tertentu terkait kebutuhan hidup untuk bertahan dalam wabah ini.

Bila kamu jeli melihat fenomena perubahan perilaku konsumen saat ini, kamu bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk coba-coba berbisnis dan meraup untung! Kira-kira apa saja bisnisnya, yuk bahas satu per satu

  1. Jasa delivery untuk buka dan sahur

Sore hari menjelang magrib, jalanan biasanya ramai penuh dengan penjual dadakan yang menjajakan takjil untuk berbuka. Namun mengingat kebijakan social distancing yang sekarang sedang digalakkan pemerintah, pemandangan sore hari dimana orang berburu takjil tak akan kita saksikan untuk tahun ini.

Meski suasana sore hari lebih sepi, animo masyarakat terhadap takjil tetaplah tinggi. Jadi bagaimana caranya supaya masyarakat tetap dapat menikmati takjil sembari mengindahkan himbauan pemerintah untuk jaga jarak dan #dirumahja.

Sudah jelas solusinya adalah dengan memanfaatkan teknologi informasi dan jasa antar/kurir. Produksi di rumah, promosikan di internet, dan antar ke customer. Semua senang semua bahagia.

  1. Jasa delivery untuk buah dan sayur

Permintaan akan produk-produk kesehatan menukik tajam semenjak pengumuman kasus virus Corona yang pertama kali pemerintah umumkan. Anjuran untuk menjaga daya tahan tubuh sampai sekarang ini masih mendominasi internet, dan sebab itulah hasrat masyarakat terhadap konsumsi sehat seperti sayur mayur dan buah meningkat.

Kalau kamu kebetulan berbisnis di area ini atau punya akses terhadap sayuran dan buah, maka ini bisa jadi peluang bisnis yang menjanjikan. Internet dan jasa kurir tetap memainkan peran karena kamu harus mengandalkan kedua hal tersebut untuk menyuplai sayuran dan buah supaya jaga jarak tetap aman.

  1. Masker kain

Masker adalah barang incaran nomer satu selama wabah Corona ini berjalan. Kita semua paham bahwa masker N95 dan masker bedah tetaplah yang terbaik dalam menghadang droplet yang berasal dari saluran pernafasan orang lain.

Tetapi semenjak WHO dan pemerintah telah mengeluarkan pernyataan bahwa masker kain tetap ampuh untuk melawan virus, ini kabar gembira buat para produsen masker kain. Kamu pun bisa memproduksi dan memasarkan masker kain buatan sendiri karena proses produksinya tak serumit yang kamu bayangkan.

  1. Hand sanitizer

Serupa seperti masker, benda yang satu ini mendadak naik pamor dan paling banyak dicari orang selama wabah Corona ini. Untungnya juga, membuat hand sanitizer ini pun sama mudahnya seperti membuat masker kain.

Mungkin yang menjadi risiko adalah bahwa kamu harus berpaparan dengan ragam bahan kimia dan alkohol guna meramu hand sanitizer yang mampu membunuh virus di tangan. Tetapi jika kamu sudah paham bagaimana segalanya bekerja dan mampu memproduksi hand sanitizer secara efektif, secara otomatis pembeli akan sendirinya dan kamu meraup untung.

  1. Jasa delivery makanan beku

Meski sebagian besar masyarakat sudah paham bahwa makanan beku dan instan kurang menyehatkan bagi tubuh karena punya kolesterol jahat yang tinggi, tetap saja tak bisa dipungkiri bahwa permintaan akan frozen food di masyarakat (khususnya kota) naik tajam.

Makanan beku dapat disimpan berbulan-bulan, memasaknya pun cenderung mudah. Sifat instan dan mudah inilah yang membuat frozen food digandrungi masyarakat yang tinggal di dalam rumah untuk periode yang lama.

  1. Kue kering

Mengikuti kebijakan PSBB (Pembatasan Berskala Besar), hari raya tahun ini mungkin akan lesu karena masyarakat cemas dan memilih menunda silaturahmi dan jabat tangan mengingat keberadaan virus Corona bertebaran dimana-mana. Alhasil kue lebaran akan nganggur dan ujungnya-ujungnya dilahap sendiri.

Namun ini bukan berarti permintaan akan kue kering turun. Momen puasa dan lebaran sudah sangat lekat dengan kue-kue kering dan masyarakat akan tetap membelinya walaupun hanya untuk hiasan. Mungkin ada juga golongan masyarakat yang membeli kue kering untuk cemilan malam setelah berbuka. Apapun peruntukkannya, permintaan kue kering tak begitu terdampak dan kamu masih punya potensi untuk meraup untung dari sini.

  1. Warung kelontong/sembako

Sudah banyak penutupan akses yang dilakukan secara mandiri oleh tiap-tiap kelurahan/area. Indonesia mungkin belum menetapkan lockdown, tapi masyarakat sudah dibuat merasa terkunci akibat banyaknya akses jalanan yang mendadak buntu.

Yang sebelumnya telah terbiasa belanja di minimarket, sekarang hanya dapat mengandalkan toko kelontong dan ini kabar gembira bagi para pebisnis toko kelontong. Kamu yang sudah lama memimpikan ingin punya toko kelontong, sekarang waktu yang pas.