TKB90: 98.73%

Pelajaran Penting Ditengah Wabah Corona

March 17th, 2020

Virus Corona COVID-19 semakin mengganas. Pemerintah baru saja mengumumkan akan ada peningkatan jumlah yang signifikan pada pengidap virus Corona di Indonesia.

Himbauan-himbauan seperti bekerja dirumah, menghindari keramaian, dan isolasi diri telah dikumandangkan. Tetapi tetap saja kita belum bisa tenang.

Masyarakat panik. Pemerintah panik. Dunia panik. Semuanya panik.

Kalau sudah begini, ada kemungkinan pemerintah akan memutuskan untuk me-lockdown kota Jakarta guna menghambat pergerakan virus Corona ini.

Nah masalahnya, sudah siapkah Anda jika lockdown akan diberlakukan?

Kami ulangi pertanyaannya, sudah siapkah uang Anda jika lockdown diberlakukan?
Pelajaran Penting Ditengah Wabah Corona

Baca juga: COVID-19 Jadi Pandemi: Apa yang Harus Peritel Lakukan?

Sekarang Anda paham pentingnya dana darurat

Kebanyakan orang baru belajar kalau sudah kejadian. Sekarang Anda juga paham kejadian-kejadian luar biasa seperti pandemi virus Corona ini tidak peduli apakah Anda sudah siap atau belum.

Seandainya lockdown diberlakukan, Anda beserta keluarga akan mengurung diri di dalam rumah selama kurang lebih 2-3 minggu. Uang darurat bisa dibilang adalah satu-satunya penyelamat Anda selama periode self-quarantine ini.

emergency fund

Berapa besaran uang darurat yang harus disimpan?

Banyak penasihat keuangan menyebutkan 3-6 bulan pengeluar Anda. Jadi jika pengeluaran bulanan Anda Rp3.000.000, sedikitnya Rp9.000.000 Anda ‘sterilkan’ khusus untuk dana darurat.

Jadi, uang darurat ini dipakai untuk apa?

Well, untuk bertahan hidup.

Kasus terburuknya, lockdown mengakibatkan seluruh toko, kantor, atau usaha apapun menjadi tutup total. Anda tidak bisa membeli kebutuhan pangan seperti hal-halnya hari biasa karena tutup massal ini.

Sehingga anda harus menyetok kebutuhan pangan untuk beberapa minggu kedepan. Ini yang membutuhkan banyak uang. Dan disinilah dana darurat memainkan perannya.

Baca juga: Teknologi: Pemain Utama dalam Tren Bisnis Ritel 2020

Mari kita semua berdoa agar badai ini cepat berlalu. Ikuti anjuran pemerintah dan lembaga kesehatan kredibel lainnya tentang bagaimana sebaiknya kita bertindak di tengah kekacauan ini.