TKB90: 98.73%

Cara Cerdas Memahami Pentingnya Management Uang Sejak Dini

May 3rd, 2019

Mengajarkan anak tentang management uang mungkin terdengar biasa saja. Terlihat mudah apalagi jika Anda pun mahir mengatur keuangan.
Kenyataanya? Tidak banyak anak tanggap hal dengan itu. Terlebih jika Anda sebagai orangtua tidak mengedukasi mereka akan pentingnya menabung sejak dini.
Senior eksekutif ASIC MoneySmart Laura Higgins mengungkapkan, membekali anak dengan informasi keuangan dasar tentang anggaran, pengeluaran, dan tabungan dapat membantu mereka cermat melihat kemungkinan terburuk di masa mendatang.
“Terlalu banyak hutang di kartu kredit atau tidak mengasuransikan mobil dengan benar dapat berdampak besar pada anak muda,” jelas Higgins.
Berapa banyak rumah tangga yang kurang beruntung hanya karena terlilit hutang? Di Australia, sepertiga keluarga muda terjerat hutang karena kesalahan management uang.
Kasus-kasus semacam inilah yang kemudian harus kita saring sebagai bahan edukasi anak tentang cara pandai mengatur keuangan mereka.
Berikut ini langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk memberikan pemahaman financial kepada anak yang siap beranjak remaja.
 
Kenalkan Mereka dengan Konsep Utama Uang

Membicarakan keuangan dengan anak tidaklah sulit. Anda bisa memulainya dengan topik-topik ringan sehari-hari. Setelah berhasil masuk dalam obrolan, sisipkan beberapa point pentingnya.

  • Bagaimana cara menggunakan uang mereka sendiri dan tidak ketergantungan dengan kartu kredit
  • Anda juga perlu menyinggung masalah tabungan untuk kebutuhan darurat
  • Beri mereka uang secukupya, dan apabila anak Anda memiliki pekerjaan paruh waktu pastikan Anda tidak memberi uang saku yang terlalu banyak
  • Sesekali lacak pengeluaran mobile aplikasinya
  • Ajarkan pula keterampilan mengeluarkan anggaran untuk membeli kebutuhan yang mereka perlukan bukan hanya untuk senang-senang

“Menunjukkan mereka dasar-dasar uang seperti menganggarkan, membelanjakan, dan menabung akan membentuk kebiasaan baik untuk kehidupan mereka,” sambung Higgins.
 
Memberi Uang Saku Meski Tidak Dalam Jumlah Besar

Menginjak usia remaja, anak-anak biasanya akan menerima uang saku yang lebih besar dari sebelumnya. Dan uang juga bisa mengajarkan mereka terampil dalam mengatur kebutuhan.
Uang saku yang Anda beri bulanan atau dua minggu sekali juga dapat membuat mereka cermat dalam mengatur kebutuhannya sendiri.
“Cara ini akan membantu anak Anda mengembangkan ketrampilan penganggaran karena mereka perlu mengelola uang dalam jangka waktu lebih lama.”
Jika anak Anda punya pekerjaan sampingan, Anda mungkin bisa mengurangi sedikit uang saku tapi tidak benar-benar memangkas habis.
 
Ajarkan Mereka Cara Menghemat dan Membelanjakan Sebagian

Associate professor pendidikan matematika di Western Sydney University Catherine Attard menganjurkan agar membagi pendapatan anak menjadi; simpanan, pengeluaran, dan donasi.
Entah uang tersebut dapat dari uang saku atau pekerjaan sampingan, hal ini sama-sama bisa diterapkan.
“Sangat penting anak-anak mengerti bahwa uang dapat mengubah banyak hal untuk orang lain – ini bukan hanya tentang diri sendiri, ini tentang komunitas Anda,” katanya.
Edukasi mereka dengan mengatur uang menjadi 50 persen untuk disimpan, 40 persen dibelanjakan, dan 10 persen untuk donasi ke badan amal yang mereka suka.
Pengeluaran pun harus benar-benar diperhitungkan dan dibagi berdasarkan keinginan dan kebutuhan. Mereka harus mulai kritis membagi pengeluarannya.
Percayakan anak Anda untuk mengatur keuangannya sendiri dengan membukakan rekening bank.
Jika sudah mulai menabung sejak usia dini, mereka pun dapat menikmati hasil yang besar di kemudian hari.
“Tidak hanya menabung untuk liburan atau mobil, tetapi untuk tabungan jangka panjang. Dalam 20 tahun, mereka akan benar-benar melihat manfaatnya,” tutup Attard.
 
Libatkan Mereka Dalam Anggaran Rumah Tangga

Melibatkan anak dengan pengeluaran rumah tangga akan membantu mereka memahami gambaran besar biaya dan pengeluaran.
“Anak-anak Anda akan lebih memahami biaya hidup keluarga dan berapa banyak yang bisa dihemat untuk hal lain,” kata Higgins.
Jelaskan juga untuk dapat membayar tagihan listrik atau rumah, Anda perlu mendapatkan uang dengan bekerja berhari-hari. Cara tersebut menciptakan hubungan waktu yang dihabiskan di tempat kerja dengan uang yang diterima.
Sampaikan pula jika listrik dan internet menghabiskan sebagaian besar dana kebutuhan rumah tangga. Siapa tahu dengan begitu mereka mulai berpikir dua kali untuk membiarkan lampu dan peralatan listrik menyala tanpa digunakan.
 
Jadilah Panutan Keuangan

Bantu mereka memahami semua rangkaian tersebut dengan memberi contoh management uang yang telah Anda terapkan.
“Orangtua perlu melakukan audit keterampilan keuangan mereka sendiri dan mencari bantuan jika mereka merasa tidak nyaman,” kata Attard.
Pengaruh terbesar anak mengatur keuangan adalah orangtua mereka sendiri. Sehingga mereka perlu role model yang sesuai untuk kebiasaan belanja dan menabungnya.
 
Di era yang canggih seperti sekarang ini semuanya mudah, termasuk perencanaan keuangan, bahkan Anda dapat melakukannya dari ponsel Anda. Oleh karena itu EMPATKALI hadir untuk bisa menjadi teman yang membantu kamu untuk menggunakan uang dengan bijak, sehingga pengeluaran kamu akan tetap pada jalurnya.